BOJONG – Kehadiran kelas bursa di gantangan BKC Bojong semakin menarik perhatian para pecinta burung kicau atau kicau mania. Hal ini terlihat dalam gelaran lomba yang berlangsung pada Senin, 20 April 2026, di mana aktivitas jual beli burung berlangsung aktif dan sukses mencatatkan beberapa transaksi.
Dalam kegiatan tersebut, setidaknya tiga burung berhasil terjual melalui kelas bursa. Di kelas murai batu dewasa, burung peraih juara pertama berhasil terjual dengan nilai Rp9,5 juta. Sementara itu, juara kedua di kelas yang sama juga berhasil mencapai kesepakatan dengan harga Rp7 juta.
Tidak hanya di kelas dewasa, transaksi juga terjadi di kelas murai muda. Burung yang meraih posisi juara kedua di kelas ini terjual dengan nilai Rp3 juta, menambah semarak aktivitas bursa dalam gelaran tersebut.
Panitia gantangan, Budi Paparasi, menyampaikan bahwa meningkatnya minat terhadap kelas bursa menjadi indikator positif bagi perkembangan komunitas kicau mania di wilayah Bojong dan sekitarnya. Menurutnya, kelas bursa tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi para penghobi burung.
“Antusias peserta sangat baik. Kelas bursa ini memang kami hadirkan untuk mewadahi teman-teman yang ingin menjual burung berkualitas secara langsung di arena lomba,” ujar Budi.
Selain itu, panitia juga menginformasikan jadwal rutin kegiatan di gantangan BKC Bojong. Perlombaan digelar secara rutin setiap hari Jumat pagi dan Senin sore. Sementara itu, kelas bursa dilaksanakan satu bulan sekali yang bertepatan pada hari Senin sore. Adapun kegiatan latih prestasi (latpres) rutin diadakan setiap Jumat pagi.
Dengan tren positif ini, panitia berencana untuk terus menghadirkan dan mengembangkan kelas bursa dalam setiap gelaran, guna memberikan nilai tambah bagi peserta serta memperkuat ekosistem hobi burung kicau di daerah tersebut.


